Program Makan Bergizi Gratis Banten: Separuh Dapur Belum Aman, Risiko Kontaminasi Mengintai

 


Serang, Banten – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banten masih dihadapkan pada tantangan serius soal keamanan pangan. Dari lebih 400 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi, hanya sekitar 200 yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Artinya, separuh dapur penyedia makanan untuk program nasional ini masih berjalan tanpa jaminan standar kebersihan wajib. Ini membuka risiko kontaminasi yang bisa membahayakan kesehatan anak-anak penerima manfaat.

Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Banten, Ichsan Rizqiansyah, menegaskan bahwa proses sertifikasi sedang dipercepat agar semua SPPG bisa beroperasi sesuai standar. Ia mengakui, sebagian besar dapur di Banten belum tersertifikasi, dengan jumlah diperkirakan mencapai 200 unit.

“Kurang lebih ya setengahnya lah, 50 persen. Dari total kurang lebih 400-an SPPG. Sekitar 200-an yang belum disertifikasi,” kata Ichsan, Senin (17/11/2025).

Upaya ini diharapkan segera menutup celah keamanan, memastikan makanan bergizi benar-benar aman dan berkualitas untuk generasi muda Banten. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan sertifikasi untuk menghindari insiden kesehatan yang tidak diinginkan. (AM2GA)

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال