Tangerang Selatan – Grand Final Pemilihan
Duta PPKn Universitas Pamulang 2026 berlangsung sukses di Kampus 2 Universitas
Pamulang, Viktor, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengangkat tema “Bergerak dalam Persatuan, Berkarya dalam
Kebhinekaan”, kegiatan ini menjadi puncak seluruh rangkaian seleksi
sekaligus momentum untuk meneguhkan peran mahasiswa sebagai pelopor nilai-nilai
Pancasila.
Sebanyak 10 finalis berhasil melaju ke babak
grand final setelah melewati berbagai tahapan seleksi dan pembekalan. Mereka
kemudian diuji melalui sejumlah sesi penilaian yang mencakup karakter, wawasan
kebangsaan, kemampuan berkomunikasi, penampilan, kreativitas, serta potensi
kepemimpinan.
Tiga Juri Uji Kompetensi Finalis
Proses penilaian dilakukan
oleh tiga dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yakni Dr. Ichwani Siti Utami, S.Pd., M.H., Ahmad Naufal Nasution, S.Pd.,
M.Pd., Gr., dan dr. Mutiara Fauza.
Kehadiran para juri menjadi
unsur penting dalam menjaga objektivitas proses seleksi. Penilaian tidak hanya
berfokus pada kemampuan tampil di hadapan publik, tetapi juga pada integritas,
kedalaman pemahaman terhadap PPKn, kepercayaan diri, serta kesiapan finalis
dalam menjalankan tugas sebagai representasi Program Studi Pendidikan Pancasila
dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang.
Pemilihan tersebut
diharapkan tidak berhenti pada pencarian sosok yang unggul secara penampilan.
Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan untuk menemukan figur muda yang mampu
menyampaikan gagasan kebangsaan secara cerdas, santun, dan relevan dengan
tantangan generasi masa kini.
Kompetisi yang Mengembangkan Potensi
Pemilihan Duta PPKn Unpam
2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarmahasiswa. Kegiatan ini juga
dirancang sebagai ruang pembinaan untuk mengembangkan minat, bakat, dan
keterampilan para finalis.
Salah satu program yang
diberikan adalah kelas unggulan
dengan empat bidang pengembangan, yaitu:
·
Bahasa
Korea, bersama Rafi Sya’ban Alfarizi, S.Sos.
·
Seni
bela diri, bersama Adlu Satria Agustin.
·
Public
speaking, bersama Khoirunnisa Aulia Zikrika, S.Gz., M.M.
·
Modeling, bersama
Thalita Anisyah Putri.
Kelas-kelas tersebut
memperluas pengalaman finalis di luar materi perlombaan. Mereka tidak hanya
belajar tampil, tetapi juga dilatih untuk berkomunikasi, membangun keberanian,
mengasah kedisiplinan, serta mengenali potensi diri.
Langkah ini menjadi solusi
penting dalam penyelenggaraan ajang duta mahasiswa. Kompetisi tidak seharusnya
hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membentuk peserta yang lebih siap,
percaya diri, dan mampu memberikan manfaat setelah kegiatan berakhir.
Persatuan
di Tengah Keberagaman
Tema “Bergerak dalam Persatuan, Berkarya dalam Kebhinekaan” menjadi
pesan utama dalam pelaksanaan grand final tahun ini. Persatuan ditempatkan
sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan, sedangkan kebhinekaan menjadi
ruang bagi setiap mahasiswa untuk menampilkan karakter, gagasan, dan karya
terbaiknya.
Keberagaman latar belakang
dan potensi para finalis justru menjadi kekuatan kegiatan. Mereka dipersatukan
oleh tujuan yang sama, yaitu memberikan kontribusi positif bagi Program Studi
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Pamulang.
Duta PPKn yang terpilih
nantinya diharapkan mampu menjadi figur yang komunikatif, berintegritas,
berwawasan kebangsaan, serta peka terhadap persoalan sosial di lingkungan
kampus dan masyarakat. Peran tersebut menjadi semakin penting karena mahasiswa
tidak hanya dituntut memahami Pancasila secara teoritis, tetapi juga mampu
menghidupkannya dalam tindakan nyata.
Kesuksesan pelaksanaan Grand
Final Pemilihan Duta PPKn Universitas Pamulang 2026 tidak terlepas dari
dukungan berbagai pihak. Sejumlah sponsor turut berkontribusi dalam menunjang
pelaksanaan kegiatan, yaitu:
1.
Generasi Milenial Indonesia.
2.
Kampung Laptop.
3.
Oca Hijab.
4.
Faliascraf.
5.
Rainhelt.
6.
Sanggar Seni Benteng Betawi.
Kolaborasi tersebut
menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter membutuhkan
dukungan bersama. Sinergi antara kampus, mahasiswa, komunitas, pelaku usaha,
dan mitra kegiatan dapat memperluas dampak positif sebuah program.
Bukan Akhir, Melainkan Awal Pengabdian
Berakhirnya grand final
bukan berarti berakhir pula perjalanan para finalis. Justru, kegiatan ini
menjadi awal bagi Duta PPKn Universitas Pamulang 2026 untuk menjalankan peran
sebagai representasi mahasiswa PPKn.
Mereka diharapkan mampu
membawa semangat Pancasila, persatuan, kebhinekaan, dan kewarganegaraan dalam
berbagai kegiatan. Duta PPKn juga dituntut menjadi teladan yang mampu
menginspirasi mahasiswa lain melalui gagasan, perilaku, serta kontribusi yang
konsisten.
Melalui ajang ini, mahasiswa
tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar. Mereka juga memperoleh kesempatan
untuk belajar, berkembang,
berkolaborasi, dan menciptakan dampak.
Grand Final Pemilihan Duta
PPKn Universitas Pamulang 2026 pun menjadi penutup sebuah rangkaian sekaligus
pintu masuk menuju perjalanan baru perjalanan untuk bergerak bersama, berkarya
dalam keberagaman, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa. (AM2GA).
Bergerak dalam Persatuan, Berkarya dalam
Kebhinekaan.
#DutaPPKnUNPAM2026
#DutaPPKnUNPAM #PPKnUNPAM #UniversitasPamulang #GrandFinalDutaPPKn
#BergerakDalamPersatuan #BerkaryaDalamKebhinekaan #BergerakBersatuBerdampak


.jpeg)
