Lautan Mahasiswa Padati CIAP EXPO 2025, Bukti PPKn Unpam Bukan Prodi Kaleng-Kaleng.


Tangsel – Sabtu - Atmosfer akademik di Universitas Pamulang (Unpam) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan mahasiswa tumpah ruah memadati area CIAP EXPO 2025 (Civic Action Project) yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Bukan sekadar pameran biasa, ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi mahasiswa semester 5, 6, dan 7 untuk mengonversi teori kelas menjadi aksi nyata bagi masyarakat.

Magnet Kolaborasi di Balik Kemeriahan

Acara yang dibuka langsung oleh jajaran pimpinan fakultas ini dihadiri oleh Wakil Dekan, para dosen, serta seluruh elemen mahasiswa PPKn. Namun, kejutan muncul saat lokasi expo tidak hanya dipenuhi oleh mahasiswa internal prodi, melainkan juga menyedot perhatian mahasiswa dari berbagai fakultas lain di Unpam.

Inisiatif ini adalah bukti bahwa pendidikan kewarganegaraan tidak boleh berhenti di atas kertas. Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang solutif, ujar salah satu perwakilan dosen di sela-sela peninjauan booth proyek.

Solusi Berbasis Proyek: Inovasi di Tengah Keterbatasan

Meski dilaksanakan dengan penuh kehangatan, antusiasme pengunjung yang membludak menjadi sinyal kuat bahwa kegiatan ini membutuhkan ruang yang lebih representatif ke depannya. Para pengunjung dan peserta tampak asyik berdiskusi mengenai berbagai isu sosial-politik yang dikemas dalam bentuk proyek kreatif.

Solusi Kedepan: Melihat urgensi dan besarnya animo massa, pihak penyelenggara didorong untuk mengevaluasi kapasitas tempat. Untuk CIAP EXPO 2026, terdapat usulan kuat agar kegiatan ini naik kelas secara infrastruktur—bergeser dari koridor fakultas menuju Aula Utama atau Halaman Kampus Universitas Pamulang yang lebih luas agar mobilitas dan visualisasi proyek jauh lebih maksimal.

(Foto Pameran dalam CIAP EXPO 2025)










Menatap CIAP EXPO 2026

Gema positif dari CIAP EXPO 2025 ini diharapkan menjadi pemantik bagi penyelenggaraan tahun depan yang lebih kolosal. Harapannya, di tahun 2026, acara ini tidak hanya menjadi agenda internal, tapi juga menjadi kiblat pameran aksi kewarganegaraan tingkat nasional.

Kami ingin tahun depan lebih meriah. Aula atau halaman kampus adalah target lokasi kami selanjutnya, agar semangat Pancasila ini bisa dirasakan oleh seluruh warga kampus tanpa terkecuali, pungkas salah satu panitia dari kalangan mahasiswa. (AM2GA)

 

 


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال