Tugas Kuliah Berujung Maut di Jalur Rel Tangsel: Diduga Rekam Konten, MF Tertemper KRL dan Terseret 200 Meter


Tangsel - Seorang pria berinisial MF (23) tewas setelah tertemper KRL Commuter Line KA 1771D di jalur antara Stasiun Serpong dan Sudimara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/10/2026) sore. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, korban diduga sedang mengambil gambar atau merekam konten untuk tugas kuliah di sekitar jalur rel ketika kereta melintas.

Peristiwa maut itu dilaporkan warga melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 18.30 WIB. Personel Polsek Ciputat Timur kemudian mendatangi lokasi kejadian di kawasan Cilalung, Jombang, untuk melakukan penanganan dan mengamankan area rel.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan petugas menemukan sejumlah barang pribadi korban di lokasi, termasuk telepon genggam dan kamera digital. Temuan tersebut menjadi bagian dari bahan pendalaman polisi terkait aktivitas korban sebelum tertemper KRL.

“Menurut keterangan saksi, almarhum sedang membuat konten untuk keperluan tugas kuliah. Pada saat itu, korban tertemper kereta yang sedang melintas hingga terseret sekitar 200 meter,” ujar Bambang.

Insiden ini tidak hanya merenggut nyawa korban, tetapi juga mengganggu perjalanan KRL lintas Rangkasbitung–Tanah Abang. Penumpang dilaporkan sempat menumpuk di sejumlah stasiun, termasuk Kebayoran dan Tanah Abang, setelah perjalanan kereta mengalami keterlambatan akibat proses penanganan di lintasan.

KAI Commuter menyampaikan KA 1771D sempat berhenti setelah tertemper orang di petak jalur antara Stasiun Serpong dan Sudimara. Setelah proses penanganan dilakukan, kereta kembali melanjutkan perjalanan. Tiga perjalanan KRL dilaporkan mengalami keterlambatan sekitar 9 hingga 10 menit.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk keterangan saksi dan aktivitas korban di sekitar rel sebelum kecelakaan. Karena itu, dugaan bahwa korban tengah membuat konten untuk tugas kuliah masih merupakan informasi awal dari hasil pemeriksaan, bukan kesimpulan akhir penyelidikan.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bahwa jalur rel bukan lokasi aman untuk berfoto, merekam video, atau membuat konten. Selain berbahaya bagi keselamatan pribadi, aktivitas di area terlarang rel juga dapat memicu gangguan perjalanan kereta dan berdampak pada ribuan pengguna transportasi publik. (AM2GA)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال