Kabel Menjuntai di Tangsel Kian Mengkhawatirkan, Warga Desak Pemkot Bertindak Demi Keselamatan



Tangsel - Untaian kabel udara yang menjuntai tidak beraturan di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang Selatan semakin dikeluhkan warga. Selain merusak wajah kota, kabel listrik dan jaringan fiber optik yang terkulai hingga mendekati bahu jalan dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Penumpukan kabel diduga terjadi akibat pemasangan jaringan baru yang tidak diikuti penertiban kabel lama yang sudah tidak aktif. Akibatnya, beban kabel pada tiang semakin berat, sejumlah tiang terlihat miring, bahkan ada kabel yang menjuntai hingga setinggi dada dan helm pengendara.

Kondisi tersebut menjadi lebih berisiko saat malam hari atau hujan deras. Minimnya pencahayaan dan jarak pandang yang terbatas membuat kabel melintang sulit terlihat, sehingga dikhawatirkan dapat tersangkut pada kendaraan dan memicu kecelakaan.

Sejumlah titik yang kerap dikeluhkan warga antara lain Jalan Raya Siliwangi dan Jalan Pamulang 2 di Kecamatan Pamulang; Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Dewi Sartika, serta kawasan Pasar Ciputat; Jalan Raya Serpong dan Pasar Modern BSD; Jalan Raya Jelupang serta Jalan Bhayangkara di Serpong Utara; hingga Jalan Raya Ceger dan Jalan Bintaro Utama di Pondok Aren.

Warga mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama penyedia layanan telekomunikasi segera melakukan penertiban rutin, memotong kabel yang sudah tidak aktif, serta merapikan jaringan yang masih digunakan. Percepatan pembangunan jaringan bawah tanah atau ducting juga dinilai perlu diprioritaskan sebagai solusi jangka panjang.

Hingga kini, warga menilai belum ada langkah serius dan terukur dari Pemkot Tangsel dalam menangani kabel semrawut tersebut. Padahal, persoalan ini bukan hanya soal keindahan kota, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di jalan-jalan Tangsel. (AM2GA)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال