Mahasiswa UIN Banten Teriak dari Jeruji: "Suara Kami Denyut Keadilan!"


Nasional - Alif Muhamad Rifda, aktivis UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, robek sunyi penjara lewat surat panas. Ditangkap Polres Serang dini hari 27/12/2025 dari rumahnya di Tangerang Selatan—awalnya pura-pura saksi aksi Ciceri 29-30 Agustus—kini terkurung gelap hingga 25/2/2026. Fisik kuat, hati remuk: "Lebaran cuma sepi jeruji!"

Jerit Alif : Cinta Negeri Malah Diborgol?

Dari balik besi, ia sindir: "Wajar kah dicintai negeri justru dikurung?" Ke orang tua: "Maaf tak buka puasa bareng." Ke kawan: "Jangan diam—suara kalian uji ketakutan!" 

Tinta basah air mata, manifesto

#SampaiSemuaBebas #BebasTahananPolitik. 

Keyakinan tak tergoyah, kebenaran lebih kuat besi!

Solusi Kemanusiaan : Bebaskan Suara Rakyat!

Panggil Komnas HAM audit penangkapan—buktikan bukti konkret, bukan tuduhan politik. DPR gelar hearing terbuka Ciceri, amnesti khusus aktivis damai ala UU HAM 2026. Ormas hak asasi : Petisi massal ke Kapolri, kampanye "Suara Bukan Kejahatan".

Mahasiswa UIN : Doa Jumat + forum dialog polisi-kampus. Jangan biarkan jeruji matikan denyut keadilan—bebaskan Alif, bebaskan negeri!

Surat Alif bom waktu : Perjuangan tak mati di penjara! (AM2GA)



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال