Guru Pamulang Dilapor Polisi Cuma gara-gara Nasihati Siswa, JPPI: Saatnya Perbaiki Pendidikan!

 


Pamulang - Guru di Pamulang, Tangerang Selatan, dilapor polisi gara-gara nasihati siswanya di kelas. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) nilai kejadian ini alarm keras buat semua pihak: guru, orangtua, sekolah, sampe pemerintah. Harus perbaiki ekosistem pendidikan biar nggak konflik mulu.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, bilang kasus begini bukan yang pertama. Ini panggilan serius buat kita semua. Bukan soal bela guru atau hukum anak doang, tapi benerin sistemnya, tegasnya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Apa pemicunya? Seorang siswi jatuh di sekolah. Temen-temennya malah cuek, nggak tolong malah kabur. Akhirnya, orangtua murid lain yang bantu. Wali kelas, Budi, kesal lihat murid-muridnya cuek bebek. Dia tegur kelas soal tanggung jawab, saling peduli, dan hayati Pancasila buat bangun karakter. "Nggak ada kata kasar sama sekali. Ini pelajaran bareng buat semua, bukan sindir satu orang," begitu isi petisi dukungan yang ditandatangani 16.773 orang.

Tapi, salah satu siswa ngerasa dimarahin di depan umum. Keluarganya lapor polisi meski mediasi keluarga udah dicoba. Hasilnya? Anaknya dipindah sekolah.

Ubaid soroti akar masalahnya: guru kurang bekal tangani siswa secara humanis. Orangtua makin aware hak anak, tapi gampang anggap teguran sebagai kekerasan. "Ketidakseimbangan ini bikin ribut sampe pengadilan," katanya.

Dia desak pemerintah jangan cuma bikin aturan lindungi guru dan anak, tapi pastiin jalan di lapangan. Jangan lempar bola pas ada masalah! Guru juga butuh skill lebih: classroom management, komunikasi jago, dan disiplin ala humanis. "Pelatihan ini prioritas, dari sekolah sampe pusat," tambahnya.

Penting banget, semua pihak sepakat bedain nasihat tegas sama kekerasan verbal. Nggak semua ribut guru-siswa-orangtua harus ke polisi, pesan Ubaid. JPPI harap kasus ini jadi pelajaran, biar pendidikan Indonesia hormati hak anak tanpa cuekin profesi guru. (AM2GA)

 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال