Sinergi Unpam - SMK Annashihin: Cetak Guru Tangguh, Kawinkan Pancasila dan Religiusitas

 


TANGERANG SELATAN – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pamulang (Unpam) kembali membuktikan taringnya dalam mencetak suksesor pendidik masa depan. Melalui Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Unpam resmi menerjunkan Kelompok 7 Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) ke SMK Annashihin, Tangerang Selatan.

Langkah taktis yang dimulai sejak 26 Januari 2026 lalu ini menegaskan bahwa Unpam tidak sedang menjalankan rutinitas akademik usang. Sebaliknya, ini adalah fase krusial di mana para mahasiswa "dipaksa" memecahkan cangkang teori demi menghadapi realitas ruang kelas yang distruktif dan dinamis.

Uji Nyali Empat Inovator Muda

Bergerak dengan misi membawa pembaruan, kelompok ini digawangi oleh empat mahasiswa potensial: Andi Lampau, Muhammad Firdaus Budiana, Melinda Tri Hardini, dan Rochmana Farida. Kehadiran para inovator muda ini disambut terbuka oleh keluarga besar SMK Annashihin di bawah komando Kepala Sekolah, Hadi Suardi, S.E.

Guna memastikan langkah mereka presisi dan profesional, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Saepudin Karta Sasmita, S.Pd., M.Pd., turun langsung mengawal proses adaptasi. Pengawalan ketat ini penting agar program kerja mahasiswa berjalan terukur dan langsung berdampak pada ekosistem sekolah.

Solusi Konkrit: Menjawab Tantangan Guru di Era AI

Dunia pendidikan hari ini menghadapi degradasi moral dan tantangan digital yang masif. Penempatan mahasiswa PPKn di sekolah berbasis keagamaan seperti SMK Annashihin justru menjadi solusi strategis-krusial. Mahasiswa tidak lagi sekadar menjadi "robot" pemindah materi buku ke papan tulis, melainkan agen solusi melalui tiga pilar:

  1. Suntikan Deep Learning: Mengganti metode ceramah konvensional dengan pendekatan digital dan Deep Learning yang adaptif bagi Gen-Z dan Alpha.
  2. Benteng Moralitas Kembar: Mengawinkan nilai-nilai Pancasila dengan fondasi religiusitas yang sudah mengakar di SMK Annashihin untuk menangkal dampak negatif dunia siber.
  3. Tangkas Ekosistem: Membedah manajemen kelas dan relasi sosial sekolah secara utuh, bukan sekadar formalitas mengajar.

"Kawah Candradimuka" Pendidik Tangguh

Melalui PLP ini, Kelompok 7 sedang ditempa dalam "kawah candradimuka" untuk melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga kokoh secara mental.

Langkah nyata Unpam ini menjadi jawaban konkrit atas keresahan publik terhadap kualitas guru siap pakai di Indonesia. Unpam tidak hanya melepas mahasiswa, mereka sedang mengirimkan agen perubahan yang siap menjaga marwah guru yang berintegritas dan lincah memecahkan problem lapangan. (AM2GA)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال