Debu Pabrik Carbontech Serang Hantui Warga: Pemkab Ancang Tutup Paksa!


 Serang, 7/5/2026 – Lumpur polusi membakar Solor Lor! Warga Kampung Solor Lor, Desa Margagiri, Bojonegara, jerit kesakitan akibat debu hitam pabrik karbon aktif PT Dadi Carbontech Indonesia yang hanya 5 meter dari rumah. Abu pembakaran nyusup masuk kamar, picu gatal-gatal massal—operasi +1 tahun tanpa ampun!

"Debu beterbangan kayak badai, rumah kotor abis, badan gatal nggak ketulungan!" keluh warga anonim, tuding perusahaan ngeyel produksi meski mediasi minta stop. Laporan ke DLH Serang dan Pemprov Banten cuma angin lalu, audit ada tapi tindakan nol. "Kades aja nggak tahu pabrik ini! Izin lengkap? Mustahil!" tuding mereka, harap Kementerian turun tangan.

Pemkab Serang akhirnya geram: ancam tutup permanen jika 24 item perizinan cacat. Asisten I Syamsudin gebuk koordinasi DLH-DPTSP-Satpol PP ke provinsi, Kadis LH Ade Sopian konfirmasi pelanggaran udara terbukti di lapangan. "Tutup kalau bandel!"

Biar Solor Lor bebas napas, ini solusi darurat membara:

Sprinkler Anti-Debu: Pasang 50 nozzle otomatis di pabrik, basmi abu 90%—jalan 24 jam.

Relokasi Paksa: Pindah pabrik 2 km dari pemukiman atau tutup total, lahan warga prioritas.

Klinik Gratis Gatal: Posko kesehatan mobile + obat anti-alergi bulanan, subsidi Pemkab.

App Waspada Polusi: Sensor udara real-time, alert WA warga jika PM2.5 meledak—evakuasi cepat!

Warga Solor Lor tak boleh megap-megap lagi—Pemkab Serang, saatnya eksekusi kilat, bukti pembela rakyat sejati!. (AM2GA)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال