Bang Ben akui capaian makroekonomi Tangsel masih bagus : IPM tertinggi di Banten, kemiskinan-pengangguran rendah, pendapatan per kapita naik. Tapi di balik itu, gejala perlambatan mulai terlihat. "Pergeseran fokus dari konvensional ke sektor adaptif ekonomi kreatif, wisata belanja, kuliner, hortikultura jadi prioritas baru!" tegasnya, dorong pertumbuhan fresh.
UMKM jadi sorotan utama : masih tertahan level informal. "Kadin bukan cuma forum pengusaha, tapi lembaga pembina bantu UMKM naik kelas! Jangan berhenti pelatihan seremonial, UMKM harus mandiri, legal, ciptakan lapangan kerja formal," tutup Bang Ben, tegaskan peran vital Kadin.
Ketua Kadin Tangsel Marhadi janji prioritas penguatan UMKM lintas sektor : pedagang makanan, bengkel, pengelasan. "UMKM bukan cuma bertahan, tapi jadi kekuatan ekonomi menyumbang PAD Tangsel!" klaim Marhadi, siapkan program pelatihan digital pemasaran berbasis teknologi, platform digital mentor daring pendamping.
Kadin juga targetkan kolaborasi pemerintah swasta terbangun kuat setelah regulasi baru mendorong asosiasi bisnis mitra Kadin. "Kolaborasi penting biar dunia usaha kebijakan pemerintah searah," tandas Marhadi, optimis Tangsel bangkit! (AM2GA)
