560 Anak Banten Dibacok Orang Tua: Warisan Trauma Pengasuhan!


 Banten - Komnas Perlindungan Anak (PA) Banten catat 560 korban KDRT anak sepanjang 2025—mayoritas penganiayaan fisik, psikis, bahkan seksual di rumah sendiri. Picu utama? Orang tua wariskan luka masa kecil: dibentak dulu, kini dibentak anak!

Trauma Inter-generasi: Gen X vs Alpha Meledak

Ketua Hendry Gunawan (11/3/2026) sindir: "Orang tua asuh ala dulu, nol teori parenting digital!" Bedanya akses info Z-Alpha bikin gaduh—contoh, rebut HP berujung tamparan. Kasus tragis: Remaja 16 tahun bela ibu dari ayah marah, trauma parah—mundur sosial, takut laki-laki, butuh psikolog sekolah.

Orang tua anggap normal, padahal racun: Perbedaan nilai sosial celah komunikasi mematikan.

Solusi Gentar : Parenting Modern Cegah KDRT

Update ilmu wajib : Ikut workshop Dinas PPA Banten gratis, app "Parenting Pintar" simulasi konflik HP. Sekolah integrasikan PPDS (Pendidikan Pencegahan Dunia Sekolah) di PPKn—latih dialog empati. Orang tua tes "Luka Pengasuhan" online KPA, konseling lanjutan. 

Pemerintah : Hotline KPA 24 jam + razia rumah tangga berisiko—turun 40% kasus seperti Jatim 2025.

Jangan biarkan rumah jadi neraka anak! Update parenting, selamatkan generasi. (AM2GA)


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال